Mengapa Anak Mirip Orang Tua

Pernahkah Anda mencoba mengamati penampakan satu persatu anggota keluarga kita.  Apakah ternyata penampakan anggota keluarga kita ternyata saling menyerupai.  Dan apakah ternyata berbeda dengan anggota keluarga lain di sekitar tempat tinggal kita?

Pada kenyataannya, setiap anak adalah mirip kedua orang tuanya dan kakak-adiknya.   Mengapa demikian?

Karena, penampakan anak ditentukan oleh gen yang diwariskan ibu bapaknya dan daya dukung lingkungannya. Pada anak tertentu gen ibunya yang dominan sehingga ia lebih menyerupai ibunya.  Sementara pada anak lain, gen ayahnya yang dominan sehingga ia lebih menyerupai ayahnya.  Juga pada lain anak, gen ibunya dan ayahnya berbagi, sehingga ia agak menyerupai ibunya sekaligus agak menyerupai ayahnya.

Gen merupakan potensi pembawa sifat, yang penampakan pada seseorang bergantung kepada daya dukung lingkungan.  Misalnya, seseorang mempunyai gen yang berpotensi tinggi badannya mencapai 190 cm.  Bila seseorang tersebut, lingkungannya tidak mendukung: misalnya kekurangan gizi, maka mungkin tinggi badan orang tersebut hanya mampu mencapai 185 cm.

Oleh karena itu, pilihlah calon pasangan hidup Anda, orang yang gennya baik dan tumbuh-kembang pada lingkungan yang baik.  Setelah itu, hiduplah Anda beserta pasangan Anda dan anak-anak Anda, pada lingkungan yang baik.

0 komentar:

Poskan Komentar